Kamis, 29 Januari 2009

You may be a victim of software counterfeiting

Bosan melihat pesan yang berbunyi "You may be a victim of software counterfeiting bla bla blah" pada windows anda? Pengen beli yang asli tapi masih terlalu mahal? Ada beberapa cara untuk mengatasi itu:

Cara pertama dengan meninggalkan windows dan beralih ke Linux. Ubuntu misalnya, tampilannya menurut saya lebih keren, dan lisensinya juga halal. Kalau malas download, bisa minta dikirim cd kerennya secara gratis! Saya sendiri sudah download, tapi belum tertarik mendalami karena belum menemukan cara untuk membuatnya bisa GPRS-an. Atau anda bisa ikuti anjuran kesetrum.com untuk pakai ReactOS (bukan linux tapi opensource juga). Sayangnya saat artikel ini ditulis OS itu masih dalam tahap alpha testing dan belum siap untuk penggunaan sehari-hari. Btw, meninggalkan microsoft berarti harus belajar lagi, banyak hal asing yang akan anda hadapi, anda siap?

Cara kedua menggunakan program removeWGA anda bisa membuat windows berhenti membacot soal pembajakan. Program ini juga menghentikan kebiasaan aneh windows yang setiap dua minggu sekali selalu menghubungi microsoft.com untuk memeriksa keaslian dirinya (bila pc anda terhubung ke internet). Tentu saja setelah proses ini anda tidak boleh menerima penawaran update WGA dari microsoft, atau windows anda akan berisik lagi lagi soal pembajakan. Sayangnya ini juga berarti anda tidak bisa lagi menerima update2 yang lain karena windows anda belum terbukti asli.

Cara ketiga dengan meyakinkan microsoft bahwa windows anda adalah asli. Cara seperti ini saya dapatkan dari tulisannya MatahariTimoer yang berjudul iseng-iseng jadi asli. Beliau mendapat cara ini dari seseorang di sini (anda harus register di forum tersebut untuk melihat dua link ini). Saya sudah mencobanya, dan sekarang, menurut Microsoft, Windows XP Pro SP2 saya adalah ASLI. Sekilas caranya adalah sebagai berikut:

  1. Periksa dulu keaslian windows anda, siapa tahu sudah asli, dengan mengunjungi situs microsoft.

  2. Buang cap haram dari windows anda
    Klik Start -> Rrun -> Regedit -> HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\WPAEvents
    Klik -> OOBETimer
    Rubah FF menjadi 00
  3. Beri cap halal pada windows anda
    Start -> Run ->
    tulis C:\WINDOWS\system32\oobe\msoobe.exe /a -> tekan enter
    Pilih Activate Windows -> pilih pilihan kedua -> Change Product key
    Masukkan kode -> update -> selesai
  4. Silahkan restart lalu cek lagi
    keaslian windows anda.
  5. Setelah microsoft yakin kalau windows anda asli, silahkan menerapkan removeWGA seperti di cara kedua agar windows tidak melakukan uji keaslian secara berulang-ulang.

Kalau tokoh di nomor 3 tidak memberikan kodenya, silahkan tanya pada MT, saya sendiri belum mengantungi ijin untuk menyebarluaskan tips tersebut.

Dikutip dari Wadehel

Selasa, 27 Januari 2009


EURUSD Outlook


The EURUSD was corrected higher yesterday. 2 Hammer candlestick formation I showed yesterday now followed by a bullish candle. A break above trend line resistance and 23 Fib retracement (of 1.4719 – 1.2764) should confirm the bullish reversal scenario targeting 1.3500 area. The bias is bullish in nearest term but major bearish scenario remains valid. Immediate support is seen at 1.3150 followed by 1.3050. Initial resistance at 1.3250 area. A consistent move above that level could trigger further bullish momentum. CCI just cross the 100 line down on hourly chart suggesting a potential downside pressure testing support areas.

Senin, 19 Januari 2009

PERAWATAN TRADISIONAL

Obat mujarab di rumah

Untuk pertolongan pertama, obat 'rumahan' alias resep turun-temurun dari bahan tradisional cukup mujarab juga (dan aman) untuk meredakan gangguan atau penyakit si kecil

Batuk
* Oleskan dada si kecil dengan obat gosok yang berbahan dasar konsentrat mint dan minyak kayu putih. Begitu panas, tumbuk bawang merah dengan minyak kayu putih, lalu oleskan ke sekujur badannya. Biasanya si kecil langsung berkeringat, dan panas badan pun turun. Aroma mentol dari mint dan minyak kayu putih memang mampu melonggarkan saluran pernapasan, disamping melegakan hidung tersumbat. Sementara itu, ada sejumlah zat dalam bawang merah yang memang berkhasiat menurunkan panas tubuh.

* Bisa juga tambahkan lima tetes minyak lavender, tea tree (bisa didapat dari produk Body Shop, misalnya) dan minyak kayu putih, dicampur ke dalam satu sendok makan minyak sayur biasa, kemudian digosokkan pada dada si kecil. Si kecil akan rileks dan tidur nyenyak. Lavender punya kemampuan untuk membuat rileks, sedangkan minyak tea tree berfungsi sebagai antiseptik.

* Pendekatan lain yang juga bisa membantu: teteskan minyak kayu putih  ke dalam bak mandi berisi air hangat. Namun, hati-hati ketika mengusapkan minyak esensial pada kulit anak. Encerkan dulu selama beberapa kali dengan minyak sayur – dua tetes per satu sendok makan minyak adalah takaran yang pas – untuk menghindari iritasi kulit. Perlu dicatat, minyak kayu putih atau minyak esensial bersifat panas. Makanya, bisa menimbulkan iritasi, jika diberikan secara berlebihan. Dan jangan gunakan mentol untuk bayi di bawah enam bulan.

* Teh tetap oke, bahkan untuk bayi sekalipun. Didihkan teh peppermint serta biarkan si kecil menghirup uap yang membantu melonggarkan saluran pernapasan dalam jarak aman, kata Zand. Dan begitu teh sudah tidak terlalu panas, biarkan ia meminumnya – takaran aman bayi adalah satu atau dua sendok makan. Bagaimana kalau batuk yang menggelitik tiba-tiba terjadi ketika anak baru mau tidur? Coba praktekkan sentuhan yang menenangkan: Usap-usaplah punggung anak dan nyanyikan lagu nina bobo…

Tumbuh gigi
* Buatkan minyak cengkeh untuk diteteskan atau dioleskan pada area gigi yang sakit. Penelitian memang menunjukkan bahwa minyak cengkeh bisa membuat saraf jadi mati rasa alias menghilangkan rasa sakit. Encerkan saja setetes minyak cengkeh dalam minyak sayur, lalu oleskan pada area gigi yang sakit dengan tangan Anda atau kain katun. Perlu dicatat, terlalu banyak minyak yang pure bisa membakar dan melepuhkan gusi.

* Entah mengapa campuran dari berbagai bahan yang diencerkan bisa begitu efektif mengatasi penyakit anak. Namun nyatanya beberapa studi menyatakan obat-obatan itu cukup ampuh. Dan, karena diencerkan sedemikian rupa, obat tersebut cenderung aman untuk anak-anak di segala usia. Jadi, tidak ada salahnya sesekali mencoba.

Sakit tenggorokan
* Secara alami, permen atau obat pelega tenggorokan bisa meredakan sakit tenggorokan. Tapi, jangan sekali-kali diberikan pada anak usia empat tahun dan di bawah itu. Bukan apa-apa, ia berisiko tersedak! Kalau Anda ingin tetap memberikannya pada si kecil, larutkan dulu permen atau obat itu dalam teh. Setelah itu, barulah minta anak untuk meminumnya.

* Buat minuman dari rumput laut dan agar-agar. Mungkin karena efeknya mendinginkan, dapat meringankan rasa sakit anak.

Gangguan perut
* Obat tradisional yang manjur untuk mengatasi gangguan perut, mual, dan kembung adalah rempah dari dapur: jahe. Studi klinis menunjukkan, minyak alami (minyak atsiri) dalam jahe mempunyai efek menenangkan perut yang sedang bergejolak. Pedas juga, sehingga menghangatkan tubuh dan mengeluarkan keringat. Untuk membuat teh jahe, potong-potonglah jahe segar dan didihkan selama sepuluh menit, saringlah, serta beri pemanis untuk rasa. (Untuk bayi, pastikan benar-benar encer dan sedikit saja ya.) Permen jahe boleh diberikan pada anak di atas empat tahun; sebelum usia itu bisa menyebabkan risiko tersedak.

* Untuk gangguan perut plus diare, beberapa dokter merekomendasikan yogurt, yang mengandung bakteri baik, seperti Lactobacillus untuk membantu mengembalikan keseimbangan mikroorganisme dalam usus besar. Lactobacillus dijual dalam bentuk bubuk di toko bahan makanan atau toko yang menjual makanan sehat. Nah, bubuk ini bisa ditaburkan dalam makanan dan minuman. Namun bila gejala tak kunjung hilang, segera hubungi dokter.

Kolik
* Oleskan minyak telon di perut atau menimangnya hingga lebih tenang.

* Buat sendiri teh untuk meredakan kolik dari salah satu tumbuhan, tambahkan sedikit teh chamomile, yang banyak tersedia di supermarket, yang memang berefek menenangkan. Untuk bayi di bawah setahun, batasi pemberian teh (hangat, tentu saja) sampai tidak lebih dari 120 cc per hari, sehingga masih ada tempat dalam perut mungilnya untuk susu. Jika Anda masih menyusui, minum deh teh sepanjang hari agar bahan aktif di dalamnya bisa masuk ke ASI.

* Tambahkan seperdelapan sendok teh bubuk Lactobacillus pada satu sendok teh ASI atau susu formula, lalu berikan dua kali sehari. Anda juga bisa memutar musik klasik yang menenangkan. Studi membuktikan cara ini sangat membantu menenangkan bayi kolik, juga mamanya.

Minggu, 18 Januari 2009

Bila Bayi Muntah-Muntah


 

Muntah-muntah yang terjadi pada beberapa bulan pertama umumnya adalah sebagai berikut: ini karena bayi menelan susu atau ASI dan udara,à

  1. Gangguan meludah sementara udara berada di bawah susu saat berada dalam perut. Ketika perut bayi berkontraksi, udara keluar dari dalam perut dan membawa susu masuk kembali ke kerongkongan. Bisa juga karena bayi baru belajar menyusu, ia mengisap terlalu banyak atau terlalu cepat. Bayi yang dipeluk terlalu keras setelah makan juga terpicu untuk muntah. Mengatasinya: • Perlambat pemberian susu. Bila diberi susu formula, beri sedikit saja dengan frekuensi agak sering. • Sendawakan bayi selama dan setelah pemberian susu. Bila bayi diberi ASI, sendawakan setiap kali akan berpindah ke payudara lainnya. • Susui bayi dalam posisi tegak lurus, dan bayi tetap tegak lurus selama 20-30 menit setelah disusui. • Jangan didekap atau diayun-ayun sedikitnya setengah jam setelah menyusu. • Jika diberi susu botol, pastikan lubang dot tidak terlalu kecil atau terlalu besar.

    b.    Alergi terhadap susu formula atau alergen dalam ASI dimakan ibu dapat berpengaruh pada bayi, terutama bila ia sangat peka. Tanda-tanda adanya kepekaan terhadap makanan sebaga penyebab kerewelan, sakit perut, serta tingkah laku gelisah, adalah pola yang disebut dengan kolik 24 jam – yaitu rasa sakit yang terjadi maksimum 24 jam setelah ibu mengonsumsi makanan yang dicurigai, tetapi hal itu tidak terjadi lagi sampai ibu mengonsumsi lagi makanan yang sama. Umumnya makanan yang berpotensi mengganggu dalam ASI adalah produk olahan-berbahan-susu, makanan atau minuman yang mengandung kafein (minuman ringan, cokelat, kopi, teh, dan sebagainya), biji-bijian dan kacang-kacangan (gandum, jagung, kacang tanah, dan lain-lain), makanan pedas, dan makanan yang mengandung gas (brokoli, bawang putih, tauge, cabai hijau, kembang kol, kubis).

    c.     Gangguan usus atau kemacetan di dalam usus yang membuat susu tidak dapat melintas sehingga kembali ke kerongkongan. Yang paling umum dalam kondisi ini adalah stenosis pylorus. Tanda-tandanya adalah: • bayi muntah dengan semburan yang sangat kuat dan terjadi terus-menerus • berat tubuh berkurang atau gagal memperoleh kenaikan berat badan • terjadi tanda dehidrasi: kulit berkerut, mulut kering, mata kering, dan jumlah popok kotor berkurang • perut membengkak seperti balon setelah makan dan dikosongkan setelah muntah • rasa lapar meningkat dan ia bersemangat makan, disusul dengan muntah dan kembali makan dengan bersemangat.

    d.     Gastroesophagal reflux, atau kondisi di mana isi lambung yang banyak mengandung asam naik kembali ke kerongkongan. Tanda-tandanya adalah: • bayi sering menangis sangat keras dan sulit dibujuk untuk diam • sering muntah-muntah, bahkan juga melalui hidung • menderita rasa sakit di perut, siang, maupun malam • bangun malam karena sakit • rewel setelah makan, menarik-narik kaki dan lututnya ke arah dada • sering bersendawa kering atau tersedak dan cegukan • air liur keluar secara berlebihan Perawatan untuk muntah biasanya hampir sama dengan diare, dan sebaiknya segera dibawa ke dokter. Inilah beberapa hal yang dapat dikomunikasikan ke dokter: • Jelaskan bagaimana muntah dimulai, apakah tiba-tiba atau secara berangsur-angsur. • Berupa apa muntahan yang terjadi, apakah berwarna jernih, hijau tua, mengental, atau asam? Apakah muntah itu hanya meludah atau disemburkan dengan kuat? • Berapa sering bayi muntah? • Berapa banyak muntahan yang dihasilkan setiap kali muntah? • Apakah ada anggota di rumah yang sakit dengan tanda serupa? • Apakah perut bayi terluka? Di mana dan berapa banyak? Apakah perutnya kembung seperti balon? • Apakah bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi? • Bagaimana kondisi bayi secara keseluruhan, lemah, tak bertenaga, riang, rewel, dan sebagainya? • Apakah kondisi bayi semakin baik atau memburuk, atau sama saja? • Perawatan yang telah coba Anda berikan.

Masalah saluran pencernaan pada bayi

Masalah saluran pencernaan pada bayi

Divisi Gastrohepatologi

Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM[/B][/CENTER]

Gangguan pencernaan pada bayi merupakan hal yang sering dikeluhkan oleh orang tua bila berkunjung ke dokter. Keluhan yang sering disampaikan oleh orang tua antara lain adalah muntah, sakit perut, diare, sembelit, dan kembung. Mari kita bahas satu persatu tentang gangguan pencernaan yang berhubungan dengan gejala tersebut.

[B]Muntah[/B]

Muntah atau gumoh (regurgitasi) pada bayi bisa merupakan suatu kelainan bisa juga tidak. Kelainan yang paling sering menyebabkan muntah pada bayi adalah refluks gastroesofagus (RGE), yaitu kembalinya isi lambung ke kerongkongan dan dapat terus keluar lewat mulut menjadi gumoh atau muntah. Kandungan lambung tersebut dapat berupa air liur, minuman/makanan yang tertelan, sekresi pankreas dan sekresi cairan empedu. Regurgitasi terjadi pada hampir 70% bayi berusia 4 bulan dan 25% diantaranya merupakan masalah bagi orang tua.

Sampai umur 1 tahun RGE ini sebenarnya masih merupakan hal yang masih normal asalkan bayi tidak menolak minum susu dan berat badan bayi tetap naik terus. Bila berat badan bayi cenderung tidak naik barulah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menilai derajat RGE tersebut dengan melakukan pemeriksaan pH monitoring. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi muntahnya adalah dengan disendawakan sesudah minum, posisi bayi saat menetek sebaiknya setengah duduk jangan sambil tiduran, dan jangan terlalu banyak dimanipulasi setelah minum.

Kelainan lain yang dapat menyebabkan muntah pada bayi adalah Hipertrofi Pyloric Stenosis (HPS), suatu kelainan saluran pencernaan yang ditandai dengan menyempitnya saluran usus daerah pylorus akibat menebalnya otot dinding usus. Pylorus merupakan bagian dari usus duabelas jari yang berbatasan langsung dengan lambung dimana makanan atau minuman dari lambung akan masuk ke usus duabelas jari secara bertahap. Karena adanya penebalan ini maka makanan atau minuman tersebut akan terhalang masuk ke usus duabelas jari. Akibatnya, makanan akan dimuntahkan kembali oleh bayi.

Gejala muntah pada HPS biasanya muncul pada usia 2 – 12 minggu. Konon, jika orangtuanya mempunyai HPS, maka risiko anaknya akan mengalami HPS adalah sebesar 20%. Jika dokter mencurigai si kecil menderita HPS maka akan dilakukan serangkaian pemeriksaan termasuk Ultrasonografi (USG) perut.

Kalau memang benar si kecil menderita HPS, apa boleh buat si kecil harus menjalani operasi kecil pada otot-otot pylorus yang disebut pyloromyotomy. Operasi ini dijalani dengan menyayat tetapi tidak sampai memotong otot pylorus yang menebal itu untuk melebarkan salurannya.

[B]Sakit perut [/B]

Sakit perut lebih sering dialami pada anak yang lebih besar (> 5 tahun), dimana anak tersebut sudah dapat mengatakan keluhannya. Pada bayi yang rewel mungkin saja menderita sakit perut tetapi kita lebih sulit menduganya karena belum bisa mengemukakan keluhannya.

Sakit perut pada bayi terutama yang terjadi dibawah umur 4 bulan cukup sering terjadi dan disebut sebagai kolik infantil. Gejala kolik infantil adalah bayi menangis secara mendadak dengan intensitas tinggi kadang disertai periode tenang, biasanya terjadi pada sore dan malam hari. Gejala sakit perutnya dapat hebat sampai bayi menangis melengking lalu diikuti periode sakit yang berkurang sehingga bayi menjadi agak tenang. Kadang disertai dengan kembung dan muntah.

Kolik infantil dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara lain adalah intoleransi laktosa yaitu bayi tidak dapat menyerap laktosa susu, alergi susu sapi, dan berkaitan dengan kedekatan hubungan ibu-bayi.

Bila menghadapi kolik infantil orang tua tidak boleh panik dan terlalu cemas sehingga dapat berpengaruh juga ke bayi. Bayi sebaiknya digendong dan didekap agar terasa nyaman, didengarkan alunan musik yang lembut, dan dapat diberikan air gula untuk mengurangi gejala sakit perutnya. Bila gejalanya masih terus berlangsung sebaiknya dilakukan evaluasi oleh dokter anak untuk mengetahui penyebabnya dan kemungkinan untuk penggantian susu formula atau pemberian obat.

[B]Diare [/B]

Diare merupakan gejala gangguan saluran pencernaan yang paling sering terjadi dan merupakan keluhan yang sering disampaikan oleh orang tua saat berobat ke dokter.

Diare pada bayi < 2 tahun umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan biasanya membaik sendiri dalam waktu kurang dari 1 minggu. Bayi yang mengalami diare biasanya disertai demam dan sering didahului dengan muntah. Beberapa saat setelah gejala muntah dan demam bayi akan mengalami diare.

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan bila menghadapi bayi diare adalah pemberian Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang sudah berupa kemasan dalam botol atau cairan rumah tangga seperti air tajin, kuah sup, minuman yang tidak manis, yoghurt, air putih, dll. Bayi sebaiknya jangan dipuasakan, susu serta makanan bayi tetap harus diberikan. Bila bayi muntah berikanlah cairan sedikit demi sedikit dengan menggunakan sendok.

Diare pada bayi tidak perlu dicemaskan oleh orang tua kecuali terdapat hal-hal berikut yaitu adanya darah dalam tinja, muntah yang sering, sakit perut, kencing yang berkurang, tidak terdapat air mata saat menangis, tidak mau minum, demam tinggi, diare yang sering, mulut dan lidah kering, kehilangan berat badan serta bayi yang sangat haus. Bila terdapat hal-hal diatas sebaiknya segera meminta pertolongan ke dokter.

[B]Sembelit (Konstipasi) [/B]

Kata 'constipation' atau 'konstipasi' berasal dari bahasa Latin 'constipare' yang mempunyai arti 'bergerombol bersama'. Konstipasi adalah ketidakmampuan melakukan evakuasi tinja secara sempurna yang tercermin dari berkurangnya frekuensi berhajat dari biasanya, tinja lebih keras, lebih besar dan nyeri dibandingkan sebelumnya serta pada perabaan perut teraba massa tinja (skibala).

Konsrtipasi lebih sering ditemukan pada anak prasekolah dan anak sekolah dibandingkan bayi, dan bila dilakukan pemeriksaan lebih lanjut biasanya tidak ditemukan kelainan organik (konstipasi fungsional). Konstipasi yang timbul pada bayi kurang dari 2 tahun biasanya disebabkan karena kurangnya pemberian minum, kurangnya buah dan sayuran atau takaran susu yang berlebihan.

Pertolongan yang dapat diberikan bila menghadapi bayi konstipasi adalah dengan pemberian tambahan air putih sebanyak 15-20 ml 3-4 kali sehari, diberikan buah buahan selain pisang dan apel, berikanlah susu dengan takaran yang sesuai.

Kontsipasi yang timbul sejak lahir, disertai gejala perut yang kembung serta pertumbuhan bayi yang tidak baik harus dicurigai sebagai suatu kelainan yang disebut penyakit Hirsprung. Kelainan ini adalah akibat saraf yang tidak terbentuk di bagian paling ujung dari usus besar, sehingga bagian tersebut akan menjadi kaku dan tidak dapat mengeluarkan tinja, sedangkan bagian atasnya akan bekerja lebih keras sehingga timbul pelebaran usus. Gejala yang khas untuk penyakit Hirsprung ini adalah adanya kesulitan berhajat sejak lahir, dan bila anusnya di colok maka tinja akan menyemprot keluar. Bila menghadapi gejala seperti ini orang tua harus membawa bayinya ke dokter anak untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.

[B]Kembung [/B]

Kembung pada bayi sering menyertai gejala ganguan pencernaan yang telah kita bahas diatas yaitu muntah, diare, sakit perut dan konstipasi. Bayi yang kembung biasanya mudah mengalami muntah. Bayi yang mengalami diare kadar kaliumnya akan berkurang sehingga timbul gejala kembung. Kolik infantil terutama yang disebabkan oleh intoleransi laktosa sering disertai gejala kembung. Bayi dengan konstipasi juga akan mengalami gejala kembung. Untuk menghilangkan gejala kembung yang disebabkan oleh kondisi ini tentunya kita harus mengatasi kelainan dasarnya.

Bayi yang banyak menangis juga sering mengalami kembung karena banyak menelan udara. Bayi yang minum susu botol dengan lubang dot terlalu besar atau terdapat kebocoran akan mudah kembung. Menyendawakan bayi sesudah minum dapat mengurang gejala kembung seperti ini, dapat juga dibantu dengan obat luar seperti minyak kayu putih.

[B]Cegukan [/B]

Cegukan adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup, serta menyebabkan terjadinya suara hik. Cegukan umumnya akan selesai dengan sendirinya, meskipun ada beberapa pengobatan rumah tangga (home remedy) untuk mempercepat cegukan, dan ada beberapa pengobatan yang dibutuhkan. Banyak cara untuk menangani cegukan antara lain minum air hangat, menarik napas dalam tahan sebentar lalu dihembuskan, tidur berbaring dengan lutut ditekuk, makan sesendok gula. Bila cegukan masih berlangsung terus sebaiknya segera periksa ke dokter.

sumber: file seminar klinik anakku BSD - dari dokter Andry

Jumat, 16 Januari 2009

Kualitas anak kita adalah buah dari hasil asuhan kita

Buruk Cermin Jangan Dibelah

Kualitas dan sikap anak-anak kita adalah buah dari model pengasuhan dan pendidikan yang kita terapkan sehari-hari di rumah. Walaupun kita semua pasti mencintai anak-anak kita, tetapi pada prakteknya apa yang kita lakukan secara praktis kepada anak-anak kita terkadang bukan seperti yang kita niatkan. Niat kita baik, tapi tak jarang apa yang kita ucapkan dan sikapkan kepada anak tanpa sengaja merupakan sebuah hal yang buruk dan mempengaruhi perkembangan kejiwaannya.

Daripada terus mengeluh, menyalahkan anak, atau menyalahkan lingkungan; lebih baik kita melakukan refleksi atas apa-apa yang sudah (bukan sekedar harapan) kita pada anak-anak kita. Dalam refleksi itu, ada baiknya kita mengambil inspirasi kembali dari Dorothy Low Noite ("Children Learn What They Live With"). Thanks Dorothy, it's so inspiring…

Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan
Jika anak banyak dimusuhi, ia belajar menjadi pemberontak
Jika anak hidup dalam ketakutan, ia selalu merasa cemas dalam hidupnya
Jika anak sering dikasihani, ia belajar meratapi nasibnya
Jika anak dibesarkan dalam olok-olok, ia akan menjadi seorang pemalu
Jika anak dikelilingi rasa iri, ia tak akan puas dengan apapun yang dimilikinya

Jika anak dibesarkan dalam pengertian, ia akan tumbuh menjadi penyabar
Jika anak senantiasa diberi dorongan, ia akan berkembang dengan percaya diri
Jika anak dipuji, ia akan terbiasa menghargai orang lain
Jika anak diterima dalam lingkungannya, ia akan belajar menyayangi
Jika anak tidak banyak dipersalahkan, ia akan senang menjadi diri sendiri
Jika anak dibesarkan dalam kejujuran, ia akan terbisa melihat kebenaran
Jika anak ditimang tanpa berat sebelah, ia akan besar dalam nilai keadilan
Jika anak dibesarkan dalam rasa aman, dia akan mengandalkan diri dan mempercayai orang lain
Jika anak tumbuh dalam keramahan, ia akan melihat bahwa dunia itu sungguh indah

Semoga kita masih punya waktu untuk dapat memberikan yang terbaik bagi masa depan anak-anak terkasih kita…